Apakah Angular Powerful ?

Halo para frontend developer, kali ini saya akan membahas seberapa powerful nya Angular, dan apakah kalian perlu mencobanya atau tidak, juga saya akan berikan gambaran popularitas developer frontend yang menggunakan React, Vue dan Angular.

Pertama yang akan saya tunjukan adalah jumlah popularitas berdasarkan stars yang ada di github.

React ( 106K Stars )
Vue ( 176K Stars )
Angular ( 68.4 K Stars )

Jika dilihat dari jumlah popularitas diatas kita bisa lihat bahwa Vue paling unggul di banding yang lain, begitupun React yang berada di atas 100K Stars walaupun dibawah Vue, lalu ada di posisi bawah yaitu Angular yang hanya memiliki 60K Stars.

Jumlah popularitas tidak memberikan gambaran secara langsung jumlah developer yang menggunakan teknologi tersebut secara presisi, dan dari jumlah popularitas tersebut kitapun tidak bisa menarik kesimpulan bahwa seluruh yang memberikan stars adalah para developer yang menggunakan teknologi tersebut.

Sebab bisa saja mereka yang menaruh sebuah stars pada teknologi tersebut hanya memberikan apresiasi ataupun menyimpan teknologi tersebut sebagai tanda bookmarks, selayaknya diri pribadi saya, yang memberikan stars pada repository Vue, dan React walaupun bukan penggunanya.

Kembali lagi ke topik utama, apakah Angular powerful ? tentu saja, buktinya Angular telah digunakan di hampir seluruh aplikasi yang dibuat oleh Google, seperti Adsense, Google Cloud Platform, Google Firebase, dll, namun bukan hanya Google yang menggunakan Angular sekaligus pengembang utama Angular, namun juga digunakan oleh perusahaan besar lainnya seperti IBM, Red Hat, Microsoft, dan perusahaan besar lainnya.

Pembahasan Teknis

Saya bisa memberikan pernyataan bahwa Angular benar-benar powerful beserta penjelasannya, yang pertama Angular bisa dikatakan powerful sebab Tools yang disediakan nya sudah sangat lengkap, kalian bisa membuat projek baru, membuat scaffold, membuat component, module, dll dengan hanya 1 baris perintah, tanpa harus clone repository seperti yang dilakukan React, dan sekalipun Vue memiliki tool yang hampir sama, namun Angular telah menawarkan fitur yang lebih banyak, untuk lebih lengkapnya bisa buka link berikut ini Angular CLI.

Alasan kedua kenapa Angular sangat powerful, sebab kalian tidak perlu menginstall third party dependencies atau plugin untuk membuat component utama, seperti Navigasi, Routing, Security, Currency, State Management, Animation dan lainnya.

Angular telah memiliki semuanya ketika kita membuat projek baru, namun kekurangan nya adalah ukuran projek yang tidaklah kecil, dimana satu ukuran projek Angular berada dikisaran 700MB hingga 1GB.

Sekalipun ukuran projek nya sangat besar namun ketika di compile pada ukuran production, ukurannya akan menjadi 2 MB – 15 MB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like
Read More

PHP Clockwork

Apa kalian pernah dengar PHP Debug Bar ? atau mungkin Laravel Debug Bar ? kalo gitu perkenalkan PHP Clockwork yang jauh lebih powerfull dibanding debug bar lainnya.